Mandi Basah…

March 12th, 2010

SANY0008 (2)

Sempet kaget dan bingung dengan tagline nya : “Mandi basah”…. emang ada mandi kering gitu yah?

Gak tahunya cuma promo aja dari kerudung Rabbani :

Mandi Basah = MAkin Narsis DI rabBAni Serba murAH.

Menurut spanduk sih semua kerudung Rp. 10.000,-

Hoaaaaa…..? Beneran…? Serbuuuu…..!!!

reSHARE rabbani

  1. Jl. Dipatiukur no. 44 Bandung Telp. 022-2534407
  2. Jl. Raya Jatinangor KM 21 Bandung Telp. 022-7781994 (dari kedua tempat ini kenapa kok rasanya ada nuansa UNPAD… heheh)
  3. Jl. Buahbatu No. 150 Bandung Telp. 022-7316364
  4. Jl. Kopo Sayati 275 Bandung Telp. 022-60962501
  5. Jl. AH Nasution 136 Ujung Berung Telp. 022-60961890
  6. Jl. Amir Mahmud No.22 (Dpn Depsos) Cimahi Telp. 022-6694151

Customer Service : 0811248838

www.rabbani.co.id


Salah Persepsi Berjamaah

March 12th, 2010

Hari ini tanggal 12 sudah direncanakan di dalam otak sejak minggu yang lalu untuk mendampingi si Aa mengikuti seleksi penerimaan siswa baru. Dari pagi sudah siap-siap sampai-sampai si Dede yang biasanya bangun siang harus ngadat karena dibangunin lebih pagi.

Sesudah selesai persiapan pagi standar seperti biasa (sarapan, mandi, ganti baju), berangkatlah ke (bakal) sekolah si Aa.

Sesampainya di sana, celingak-celinguk kok masih sepi? Padahal biasanya kalau proses seleksi kan biasanya antri dan rame. Gak tahunya setelah bertanya pada ibu guru yang sedang bertugas di meja pendaftaran, seleksi penerimaan dilakukan tanggal 12 April 2010. Padahal sekarang baru tanggal 12 Maret 2010. Waduh kok bisa. Pas dilihat di jadwal, dan surat tanda terima pendaftaran – memang benar tertulis “Seleksi tanggal 12/4/2010″. Hahaa….

Dan yang lebih aneh lagi, di depan saya ada 3-4 ibu-ibu lain yang mengalami kejadian “salah bulan” ini. Menurut ibu guru sih sudah 10 orang dari pagi yang mengalami kejadian ini. Pas mau pulang.. eh ada lagi ibu-ibu datang – kasus nya sama juga. 12 April tapi terpersepsikan sebagai 12 Maret.

Kok bisa ya?


Pejuang # 1

March 10th, 2010

SANY0001

Berjuang demi anak istri. Keselamatan diri biarlah jadi nomor ke sekian….


Google Buzz… apaan sih?

February 19th, 2010

Ternyata Google tidak mau kalah dengan situs-situs jarsos (jaringan saos sial – ups – maksudnya sosial) lainnya seperti Facebooook atau Tiwiter atau feature yang didapat dari Yahoo!.

Akhirnya Google sebagai salah satu perusahaan web dunia meluncurkan Google Buzz. Bagi yang sudah mempunyai account google misalnya gmail, bisa mencoba Buzz ini langsung dari interface web gmail anda.

Image

Kalau di klik, maka akan muncul interface seperti Twitter dimana kita bisa melakukan ‘update’ status. Saya sendiri sampai saat ini belum bisa memanfaatkan feature ‘update status’ ini baik di facebook maupun tiwiter soalnya memang gak banyak hal penting sih di kehidupan saya untuk dijadikan update status.

Jadi, nambah satu lagi status untuk di update nih… hmmm…

Dan seperti biasa, status ini bisa di link ke photo (dengan Picasa sebagai image hosting nya) atau hanya link ke laman web lain.

Selain itu bisa juga buzz dihubungkan dengan Flickr, Twitter, Picasa web album, post di blog wordpress, post di blogger, self hosted blogs, dsb. Sepertinya sih google secara otomatis melakukan probing atas web yang ada kaitannya dengan google account kita. Soalnya beberapa blog saya yang menggunakan alamat email selain dengan account google tersebut tidak muncul. Cukup menarik. Jadi setiap aktifitas yang berkenaan dengan laman web tersebut bisa secara otomatis disertakan dalam buzz anda.

Nambah lagi nih mainan.


Ketika kamera error

February 10th, 2010

Mungkin ada yang pernah ngalami juga, kamera digital saku nya setiap dihidupkan memunculkan pesan error seperti di bawah.

DSCF3850

Jadi awalnya LCD menampakkan gambar seperti biasa, terus tidak lama kemudian error.

Setelah tanya-tanya sedikit ke mbah gugel dan korek-korek halaman fixya, akhirnya dapat sedikit info mengenai hal ini.

Ternyata error seperti ini tidak spesifik pada satu merek tertentu dengan pesan error spesifik seperti di atas (System Error 5001). Ternyata masalahnya adalah pada kamera digital saku yang memiliki mekanisme zooming optis (optical zoom), gigi pada mekanisme ini mengalami sedikit kemacetan sehingga dianggap error.

Ada beberapa cara yang bisa dilakukan untuk mengatasi hal ini tanpa perlu membongkar kamera. Salah satunya adalah :

  1. Pastikan batere kamera terisi penuh (untuk menjamin ‘tenaga’ motor servo zooming ring)
  2. Posisikan kamera pada keadaan mengadah, misalnya ke langit-langit.
  3. Hidupkan kamera sambil menekan tombol shutter.

Apa yang sebetulnya terjadi?

Pada saat dihidupkan, inisialisasi zooming ring akan dibarengi / dipaksa dengan motor auto fokus. Jadi dengan demikian diharapkan ‘macet’ pada gigi zooming ring bisa ‘dipaksa’ untuk lepas.

Pengalaman saya dengan metoda di atas, bisa berhasil untuk sementara sampai kamera macet kembali setelah dimatikan dan dimainkan zoom nya (maju mundur beberapa kali). Jadi menurut analisa saya, sepertinya zooming ring nya terlalu parah macetnya. Akhirnya dicoba untuk meneteskan dengan jumlah yang sangat terkendali dan secara sangat berhati-hati minyak mesin jahit pada sekitar zooming ring dengan kamera dalam keadaan mengadah. Sisa minyak harus segera dibersihkan dengan kertas tisu. Diharapkan minyak akan masuk ke gigi dan seal debu dari rumah lensa. Alhamdulillah, ternyata cara ini cukup efektif mengatasi masalah di atas. Untuk menghindari menetesnya minyak berlebih pada lensa atau bahkan sensor, kamera harus diletakkan dalam keadaan tertelungkup (lensa menghadap ke bawah) selama beberapa hari. Lalu hidupkan kamera dan periksa apakah masih ada sisa minyak pada tabung rumah lensa. Kalau sudah tidak ada, berarti kamera sudah cukup aman untuk digunakan kembali seperti biasa.

Artikel ini ditulis hanya untuk sekedar berbagi pengalaman, penulis tidak dapat bertanggung jawab atas kerusakan atau kerugian yang mungkin dapat terjadi akibat dari percobaan untuk mengikuti metoda di atas.

Ide dan ilmunya didapat dari sini


Nulis Terbalik

February 9th, 2010

Jabbar, si sulung (mau 5 tahun 9 bulan) malem ini bikin saya kaget. Dia nulis terbalik (dari kanan ke kiri) tapi dengan huruf-hurufnya. Jadi seperti nulis dengan melihat dari cermin. Ini foto dari hasil gambarnya.

DSCF3907

 

Gambar ikan yang paling atas dia kasih nama “Bandeng”

Terus ikan kedua adalah “Piranha”

Yang ketiga “Orka”

Yang ke empat “Kakap merah”

Dia memang lagi seneng-seneng nya baca dan nulis. Kesalahan ini mungkin karena kebiasaan dia suka baca spanduk dari sebelah belakang atau tulisan di gerobak tukang dagang dari sebelah dalam juga. Saya sudah sering menjelaskan hal ini, tapi mungkin dia keceplosan.

Tapi yang bikin saya heran, kok tebalik dengan huruf-hurufnya?

Ah, mudah-mudahan ini pertanda anak cerdas. Kalau tidak salah Leonardo da Vinci juga suka melakukan hal-hal ini pada tulisannya.

Ibu nya sih sudah marah-marah duluan, kalau saya malah langsung manggil ke dia ke komputer buat lihat foto nya da Vinci dari wikipedia. Hihi. Nah, nak ini orang luar biasa jenius – nulisnya juga seperti aa, cuma aa gak boleh seperti itu ya. Aa harus belajar nulis yang bener dulu. Kalau latin dari kiri ke kanan. Kalau Arab dari kanan ke kiri.

Aya-aya wae.