Archive for the ‘YadaYada’ Category

SMS Culik Beredar, Orangtua Jemput Anak di Sekolah

Monday, July 26th, 2010

SMS Culik Beredar, Orangtua Jemput Anak di Sekolah – news.okezone.com
BANDUNG
– Gara-gara pesan singkat (SMS) berantai berisi peringatan ancaman
penculikan, ibu-ibu di Kecamatan Ciwidey Kabupaten Bandung beramai-ramai
mengantar dan menjemput anaknya sekolah. Mereka mengaku waswas dengan
isi SMS yang menyebar sejak satu minggu lalu.


“Ibu-ibu di sini semua resah. Anak-anak dilarang main jauh-jauh. Bahkan,
mereka mengantar dan menjemput anaknya sekolah karena khawatir SMS itu
benar-benar serius,” kata seorang ibu di Kampung Panundaan Kecamatan
Ciwidey Kabupaten Bandung, sebut saja Nani (25), saat dihubungi
wartawan, Senin (26/7/2010).
 
Sepengetahuan Nani, Kelurahan Cidatar ada di Kabupaten Cianjur. Namun,
kata dia, Sinangsari berada di wilayah Kecamatan Ciwidey. “Kalau di
Ciwidey memang tidak ada Kelurahan Cidatar. Tapi Sinangsari ada,” kata
Nani.
 
Sebuah SMS yang berisi peringatan ancaman penculikan anak beredar di
Kecamatan Ciwidey Kabupaten Bandung sejak seminggu yang lalu. Akibatnya,
ibu-ibu di kecamatan tersebut menjadi resah dan berusaha mencegah anak
mereka keluar rumah.
 
“Kudu pabeja2 culik gs nepi ka cidatar jg sinangsari gs menang bdk 4 anu
dicokotna ati, mata, ginjal, culikna ka2ra benang 1 anu diabur kena aya
700 jlma. Culikna aya awe2 aya la2ki. Kolot budak kirimken kasadayana
anu gaduheun hp ieu serius ti pa lurah cidatar mangga sebarkn smsna,”
demikian isi SMS yang beredar di kalangan ibu-ibu tersebut.
 
Jika diterjemahkan dalam bahasa Indonesia, isi SMS itu kira-kira
berbunyi seperti berikut “Harus saling memberitahu, penculik sudah
sampai ke Cidatar dan Sinangsari. Sudah ada 4 korban anak. Organ tubuh
yang diambil hati, mata, ginjal. Culiknya baru tertangkap 1. Yang
disebar ada 700 orang. Culiknya ada wanita dan laki-laki. Para orang
tua, kirimkan ke semua yang memiliki HP. Ini serius dari Pak Lurah
Cidatar. Silakan sebar SMS-nya.
(teb)

Incoming search terms for the article:

Ukuran Penis Ditentukan dari Kebiasaan

Sunday, July 25th, 2010

Tak bisa disangkal ukuran penis mempengaruhi rasa percaya diri pria, walaupun tak semua rasa percaya diri diukur dari besar kecilnya Mr.P. Terlebih dengan adanya mitos yang beranggapan penis besar lebih baik itu dibanding penis berukuran mini.

Padahal besar kecil penis itu relatif dan berbeda-beda sesuai dengan usia, ras, faktor genetik, kondisi fisik, dan beberapa hal lainnya. Belum ada penelitian yang yang dengan untuk memperbesar penis dan akibatnya. Jadi sebenarnya usaha memperbesar penis itu lebih banyak bersifat sugesti saja.

Berdasarkan penelitian ukuran alat vital pria Indonesia berada antara 12-16 cm, dengan rata-rata sekitar 12 cm. Bandingkan dengan pria Amerika dengan rata-rata sekitar 15 cm dan pria Brasil dengan rata-rata 15,5 cm. Bahkan pria Afrika 17 cm.

Mengapa bisa berbeda? apakah yang menyebabkan ukuran ini berbeda. Perbedaan warna kulit terjadi karena adanya perbedaan letak geographies, dan perbedaan postur tubuh karena perbedaan makanan yang dikonsumsi.

Lantas apa yang menyebabkan perbedaan ukuran alat vital? Apakah ras memegang peranan penting? Ternyata tidak. Ada beberapa hal yang harus dirubah pada pria Indonesia, dan itu harus dimulai sejak masih dalam kandungan.

Cobalah kita amati apa yang membuat ukuran pria Indonesia berbeda, bisa jadi pola perilaku kebiasaan yang mempengaruhi ukuran Mr.P.

Konsumsi Zinc pada masa hamil
Kebutuhan akan zinx sangat mempengaruhi perkembangan organ reproduksi, kurangnya konsumsi zinc akan mempengaruhi perkembangannya secara optimal. Sayangnya kesadaran mengkonsumsi zinc sangat rendah sekali di kalangan ibu hamil. Selain itu konsumsi Zinc harus dikonsultasikan ke dokter selama ibu mengandung.

Makanan pokok
Nasi adalah makanan utama orang Indonesia, padahal semasa pertumbuhan perlu lebih banyak makan protein bukan karbohidrat. Makanya yang terjadi adalah badan anak-anak kita gemuk tapi tidak bertulang besar. Akibatnya, penis tidak berkembang optimal, apalagi nasi memngandung unsur salah satu enzim yang menghambat penyerapan Zinc dalam tubuh. Kurangnya asupan Zinc ditambah konsumsi nasi dalam jumlah banyak namun kebutuhan akan protein daging-dagingan terbilang minim. Hal ini akan menyebabkan perkembangan penis yang terhambat.

Kebiasaan Celana Dalam
Memakai celana dalam ketat sepanjang hari bukan sesuatu yang baik, cobalah hindari memakai celana terlalu ketat, menggantinya dengan celana pendek dan longgar akan lebih baik bagi pertumbuhan dan peredaran darah disekitar area vital. Cobalah biarkan penis Anda hanya tertutup celana pendek longgar, sehingga perkembangannya lebih optimal.

Faktor Sunat
Jangan sunat pada usia masih dalam pertumbuhan, biarkan kulit penis dan penis berkembang lebih dulu. Usia yang tepat saat sunat antara 13-14 tahun. Sunat pada usia dini membuat kulit penis tertarik yang menyebabkan perkembangannya tidak optimal. Kita bisa mencontoh kebiasaan unik bangsa Afrika yang sejak remaja sampai dewasa selalu memijat penis mereka, sehingga tidak heran bangsa Afrika dikenal sebagai bangsa ber-penis besar.

Jadi bukan ras yang membedakan ukuran penis, tetapi karena 4 faktor di atas. Jadi jangan pernah minder dengan ukuran Anda, kita bisa membiasakan hal ini mulai dari buah hati kita bukan. (mydoc/rit) KapanLagi.com: Ukuran Penis Ditentukan dari Kebiasaan

Incoming search terms for the article:

I used to have a crush on you

Sunday, July 18th, 2010

I used to admire you for your honesty.  

You tell the truth.

You and your modesty.

But now you’d rather to mingle around riches.  Becoming their expensive toys and trophy of their social status.

I used to love you – Photography.

Shit. In fact, I still love you very much – in my own modest way.

Nomor Telepon Konsulat Jepang di Indonesia

Tuesday, June 22nd, 2010

Untuk informasi mengenai urusan yang berkenaan dengan bepergian ke Jepang, bekerja atau sekolah di Jepang dsb, jangan ragu untuk menghubungi langsung Kedutaan Besar  atau Konsulat Jepang di bawah ini.  Jangan pernah menggunakan jasa perantara atau calo.  Cukup sudah saya saja yang menjadi korban penggandaan identitas (nisei).  Atau kalau ada yang mengiming-imingi untuk bekerja (bukan magang) di Jepang dengan imbalan biaya tertentu, jangan mudah percaya – konsultasikan dulu dengan Konsulat Jepang.

Korban penipuan dengan modus seperti ini sudah bernilai milyaran Rupiah dan saya yakin pasti ada sindikat yang mengatur operasi nya.

Jangan takut, staf mereka pandai Berbahasa Indonesia.

Konsulat Jenderal Jepang di Jakarta
Jl. M.H. Thamrin No. 24, Jakarta 10350, INDONESIA
Telephone: (021) 3192-4308
FAX : (021) 315-7156
Wilayah Yurisdiksi (wilayah kerja)
Jakarta, Banten, Jawa Barat, Jawa Tengah, Yogyakarta, Kalimantan Tengah, Kalimantan Barat, Sumatera Selatan, Bangka Belitung, Bengkulu, Lampung

Kantor Konsuler Jepang di Makassar
Jl. Jenderal Sudirman No.31, Makassar, INDONESIA
Telephone : (0411) 871-030, 872-323
FAX : (0411) 853-946
Wilayah Yurisdiksi (wilayah kerja)
Sulawesi Utara, Gorontalo, Sulawesi Tengah, Sulawesi Tenggara, Sulawesi Selatan, Sulawesi Barat, Maluku Utara, Maluku,
Papua (Irian Jaya), Papua Barat
Konsulat Jenderal Jepang di Surabaya
Jl. Sumatera No. 93, Surabaya, INDONESIA
Telephone : (031) 503-0008
FAX : (031) 503-0037
Wilayah Yurisdiksi (wilayah kerja) :
Jawa Timur, Kalimantan Timur, Kalimantan Selatan
Konsulat Jenderal Jepang di Denpasar
Jl. Raya Puputan No.170, Renon, Denpasar, Bali, INDONESIA
Telephone : (0361) 227-628
FAX : (0361) 265-066
Wilayah Yurisdiksi (wilayah kerja) :
Bali, Nusa Tenggara Barat, Nusa Tenggara Timur
Konsulat Jenderal Jepang di Medan
Wisma BII, 5th floor
Jl. Pangeran Diponegoro No. 18, Medan, Sumatera Utara, INDONESIA
Telephone : (061) 457-5193
FAX : (061) 457-4560
Wilayah Yurisdiksi (wilayah kerja) :
Aceh Nangroe Darusalam, Sumatera Utara, Sumatera Barat, Jambi, Riau, Kepulauan Riau

Incoming search terms for the article:

Tidak nyaman dengan layar LCD

Saturday, June 19th, 2010

Pengalaman pribadi saya dengan LCD komputer notebook, seringkali membuat mata pegal bahkan sampai pusing-pusing.  Hal ini tidak terjadi jika saya menggunakan komputer desktop dengan layar CRT biasa (layar tabung seperti layar TV).  Ini ternyata disebabkan oleh cahaya latar LCD yang bersumber pada lampu florescence seperti yang terdapat pada lampu TL.  Seperti halnya lampu TL, cahaya latar yang digunakan pada layar LCD berada pada spektrum yang lebih sempit daripada cahaya alami misalnya cahaya matahari.  Oleh karena mata manusia  secara alami tidak ‘terbiasa’ dengan cahaya buatan seperti ini, maka jika berlama-lama melihat layar LCD – mata akan terasa pegal, pedih bahkan merasa pusing.

Mungkin efek “sindrom LCD” ini bervariasi pada setiap orang tergantung pada kepekaan masing-masing dan mungkin bervariasi juga dengan tipe dan merek LCD yang digunakan.

Mengurangi atau menyesuaikan intensitas penerangan cahaya latar LCD agar ‘seimbang’ dengan intensitas cahaya sekitar bisa mengurangi efek tidak menyenangkan ini, tapi terkadang menyesuaikan melalui fasilitas standar perangkat masih kurang bisa membantu.  Untuk itu perlu dicoba untuk menggunakan software penyesuai gamma, misalnya yang didapat dari driver VGA card, Adobe gamma, atau Display Calibrator yang terdapat pada Ubuntu Linux 10.04.

Saya pribadi sudah melakukan penyesuaian ini dan Alhamdulillah, rupanya cukup mengurangi rasa pegal di mata.  Biasanya 30 menit an sudah menyebabkan rasa cukup tidak nyaman, dengan penyesusaian ini lumayan bisa bertahan lebih lama – bahkan ketidaknyamanan nya bisa berkurang secara drastis.

Jadi, jangan buru-buru berpikiran untuk mengganti notebook / layar LCD anda…

Incoming search terms for the article:

Tracy Chapman – Talking Bout A Revolution

Tuesday, June 15th, 2010

People say it doesn’t exist
‘Cause no one would like to admit
That there is a city underground
Where people live everyday
Off the waste and decay
Off the discards of their fellow man

Here in subcity life is hard
We can’t recieve any government relief
I’d like to give Mr. President my honest regards
For disregarding me

They say there’s too much crime in these city streets
My sentiments exactly
Government and big buisness hold the purse strings
When I worked I worked in the factory
I’m at the mercy of the world
I guess I’m lucky to be alive

They say we’ve fallen through the cracks
They say the system works
But we won’t let it
Help I guess they never stop to think
We might not just want handouts
But a way to make an honest living
Living this ain’t living

What did I do to deserve this
Had my trust in god
Worked everyday of my life
Thought I had some guarantees
That’s what I thought
At least that’s what I thought

Last night I had another restless sleep
Wondering what tomorrow might bring
Last night I dreamed
A cold blue light was shining down on me
I screamed myself awake
Thought I must be dying
Thought I must be dying

What is Ariel Peterporn?

Thursday, June 10th, 2010

Just in case you’re wondering about “Ariel Peterporn” then perhaps this page can be helpful to you.

Ariel is the name of one famous Indonesian band “Peterpan” vocalist.

This is Ariel

From Wikipedia :

Peterpan is a multi-award winning Indonesian pop rock band. The band originally consisted of six members, known as Andika, Indra, Ariel, Uki, Loekman, and Reza, the first two of which have since left the band. They are well known in Indonesia for their simple lyrics, catchy beats and Ariel’s voice.

You can check the rest on wiki page here.

Recently there are some (more than two) home made porn video clips circulating on the internet which the actor looks like Ariel.  The first set of videos is starring Ariel (look alike) and actress Luna Maya (look alike) who is Ariel’s current girlfriend.  The other set is between Ariel (look alike) and presenter Cut Tari (look alike).  No confirmation yet about this look alikeness from the related person.

This is Luna Maya.

It is also a rumor that Ariel is missing his external hard drive which contains 32 (thirty two) porn scene between him and other female artist (wow, imagine that!) which the three sets already on the Internet is a blackmail attempt from the hard drive finder / stealer to the celebrity.  No one knows the truth about this fact yet.

That’s where he gets the “Ariel Peterporn” title from.

Incoming search terms for the article:

Doger Monyet Persimpangan

Tuesday, April 27th, 2010

Jaman susah, cari uang harus kreatif.  Ngamen konvensional sudah kurang menarik – dibuat ngamen doger monyet.

Incoming search terms for the article:

Jangan takut, semua baik-baik saja

Tuesday, April 27th, 2010

Adik-adik peserta UN kemarin yang kebetulan belum berhasil lulus, jangan terlalu bersedih yah. Masih banyak cara untuk mengaktualisasikan diri. Bukan hanya dengan nilai ujian atau ijazah. Pegang teguh karakter dan integritas yang telah terbentuk pada dirimu selama ini. Percaya pada tujuan hidup mu. Ujian yang sesungguhnya tidak hanya UN kemarin, tapi masih banyak menunggu di sepanjang hayatmu.

Dengan berhasil menyikapi dengan baik kegagalanmu menghadapi UN, maka kamu telah berhasil melewati salah satu ujian yang lebih berat.

Tetap semangat!

Sendal Jepit

Sunday, April 25th, 2010

SANY1117

Sebagian besar lelaki muslim pasti pernah mengalami kehilangan sendal jepit di mesjid. Apakah itu ketika menunaikan Shalat Jumat atau shalat-shalat berjamaah lainnya.

Saya sendiri sepanjang hidup pernah mengalami kehilangan sebanyak kalau tidak salah tiga kali pada saat Shalat Jumat. Mungkin ini bisa berarti kalau sendal saya kurang diminati atau saya kurang sering ke mesjid.

Ketika kehilangan itu terjadi, yang ada pada pikiran saya adalah bagaimana caranya saya pulang tanpa memakai alas kaki. Padahal Shalat Jumat selesai kurang lebih setengah jam setelah tengah hari dimana jalan sedang panas-panasnya. Sempat terbersit juga pikiran saya pada saat itu untuk menggunakan sandal (orang) lain yang ada saja. Toh mungkin nanti orang yang sandalnya saya ambil akan melakukan hal yang sama juga – mengambil sendal orang lain… terus sampai rantai dosa ini terputus pada orang yang mau pulang bertelanjang kaki atau kehabisan sandal lain untuk diambil.

Tapi Alhamdulillah, dari ketiga kejadian tersebut saya selalu pulang dengan bertelanjang kaki. Apapun konsekuensinya (dianggap orang gila atau kaki kepanasan atau tertusuk benda tajam). Entah ini keputusan yang benar atau bodoh, mengingat saat ini benar atau bodoh sudah tidak jelas definisinya.

Mungkin dasar pemikiran ini juga yang menjadi alasan terjadinya penyalahgunaan kekuasaan pada pengelola negara ini. Pernah saya berbincang-bincang dengan seorang teman yang bekerja di salah satu institusi pemerintah yang bertugas memungut atas barang yang dimasukkan dari luar negeri. Dia membicarakan bagaimana pengusaha berusaha “mengakali” peraturan yang ada demi kepentingan usaha nya. Karena tindakan pengusaha tersebut dianggap “tidak patut” maka teman saya tersebut akhirnya “menghukum” si pengusaha dengan memungut sejumlah uang yang berakhir di kantong sendiri. Hehe. Ada juga teman yang kebetulan bergabung dengan salah satu pengaman negara, yang merasa bahwa tindakannya “memungut” biaya dari pengusaha yang mereka “amankan” adalah hal yang wajar. Sementara pengusaha terkadang “mengupah” mereka juga untuk melakukan hal-hal yang sekiranya diperlukan untuk memperlancar usaha mereka.

Ah entahlah, sampai kapan siklus kekeliruan ini akan terputus. Semuanya berawal dari sendal jepit = alas kaki.

Incoming search terms for the article: