Posts Tagged ‘Google’

Ada apa dengan Ririn Dwi Ariyanti?

Thursday, July 1st, 2010

Iya, ada apa yah dengan Ririn Dwi Ariyanti? Kok banyak banget yang nyari di google.  Mungkin tidak sefenomenal koleksi video nya Ariel, tapi cukup menonjol aktifitas pencariannya.  Mungkin ada kaitannya dengan sinetron “Sinar” di SCTV?

Video Ariel dan Luna Maya – Memang betul…!

Sunday, June 6th, 2010

Memang betul rekaman video Ariel dan Luna Maya – itulah keyword yang sudah dicoba ditanam.  Ternyata memang betul – dalam satu dua hari saja keyword ini bisa mendongkrak jumlah visitor secara cukup signifikan.

Seperti yang telah dimaklumi, akhir-akhir ini beredar rekaman video ritual olahraga kasur antara (katanya) Luna Maya dan Ariel Peterpan di internet.  Mengenai kebenarannya sih mungkin tidak perlu dibahas disini, tapi yang pasti pelajaran yang bisa diambil dari kejadian ini adalah -

jangan pernah bugil di depan kamera

Untuk yang kecewa, mohon maaf ya ini hanya eksperimen.  Bukannya sok suci, tapi saya pribadi sih merasa tidak patut untuk turut menyebarkan rekaman video itu.

Google Buzz… apaan sih?

Friday, February 19th, 2010

Ternyata Google tidak mau kalah dengan situs-situs jarsos (jaringan saos sial – ups – maksudnya sosial) lainnya seperti Facebooook atau Tiwiter atau feature yang didapat dari Yahoo!.

Akhirnya Google sebagai salah satu perusahaan web dunia meluncurkan Google Buzz. Bagi yang sudah mempunyai account google misalnya gmail, bisa mencoba Buzz ini langsung dari interface web gmail anda.

Image

Kalau di klik, maka akan muncul interface seperti Twitter dimana kita bisa melakukan ‘update’ status. Saya sendiri sampai saat ini belum bisa memanfaatkan feature ‘update status’ ini baik di facebook maupun tiwiter soalnya memang gak banyak hal penting sih di kehidupan saya untuk dijadikan update status.

Jadi, nambah satu lagi status untuk di update nih… hmmm…

Dan seperti biasa, status ini bisa di link ke photo (dengan Picasa sebagai image hosting nya) atau hanya link ke laman web lain.

Selain itu bisa juga buzz dihubungkan dengan Flickr, Twitter, Picasa web album, post di blog wordpress, post di blogger, self hosted blogs, dsb. Sepertinya sih google secara otomatis melakukan probing atas web yang ada kaitannya dengan google account kita. Soalnya beberapa blog saya yang menggunakan alamat email selain dengan account google tersebut tidak muncul. Cukup menarik. Jadi setiap aktifitas yang berkenaan dengan laman web tersebut bisa secara otomatis disertakan dalam buzz anda.

Nambah lagi nih mainan.

Ada lagi, bodor google Roy Suryo

Sunday, January 10th, 2010

Ada-ada lagi, yang iseng bikin plesetan google – sayang domain co.cc kok lagi gak bisa diakses ya?

Ini capture dari tembolok nya gugel

Temukan Roy Suryo - Telusuri dengan Google 1263096903042

Ini sebetulnya model-model bodor “find chuck norris” yang pernah dibahas di sini

Ada-ada aja…

Incoming search terms for the article:

Find Chuck Norris

Saturday, August 29th, 2009

Pada kenal kan dengan Chuck Norris?  Itu tuh, sepupunya Cak Kandar… heheh…

Gak sengaja nemu keisengan dunia maya lainnya :

Buka halaman search Google, masukkan “Find Chuck Norris” (tanpa tanda kutip yah) dan langsung klik “Im feeling lucky” atau kalau dalam Bahasa Indonesia mah “Saya Lagi Beruntung“…

google_1251525961021

Hasilnya?  Coba aja sendiri yah… bodor abis!  Baca yang teliti yah!

Bodor Chuck Norris yang lain :

http://www.chucknorrisfacts.com/

Incoming search terms for the article:

Paint it Blek

Tuesday, August 11th, 2009

Kenapa TanteSun kembali menghitam?  Apakah karena pengaruh lagu Batoe Goegoeloetoekan (Rolling Stone) “Paint it Blek”?

Atau karena habis nyervis mesin diesel?  Atau karena ketumpahan tinta?

Catatan redaksi : mungkin seharusnya judul lagu nya adalah “Paint it Bleh!”  Jadi maksudnya – tolong di cat dong bleh!

Tidaaak….

TanteSun kembali menghitam karena kelamaan main layangan.  Enggak deng.

TanteSun kembali menghitam setelah kemarin selama beberapa hari menggunakan theme gratisan bikinan orang (memang kelinci bisa bikin theme wordpress?) yang berwarna agak ‘cerah’.  Kembali menghitamnya TanteSun ternyata karena terpengaruh ide Blackgle.

Halaman Muka blackgle.net

Halaman Muka blackgle.net

Seperti yang dikutip dari halaman about nya Blackgle :

About Blackgle web search engine Blackgle is looks like the google homepage but different color. Blackgle is in Black but Google is in White. Because Blackgle is not owned by Google Inc., Blackgle is a Google Custom Search partner, which allows for the customization of the returned search results. A search in Blackgle does return the same results as a Google search.
Why black ? It has been demonstrated with several studies that a page of dark color on the monitor consumes about 25% less energy than a blank white page. This is because the black pixels are nearly OFF , meaning the monitor consumes less and saves energy/costs. There is million searches every day. If a search takes about 10 seconds, that means 550,000 hours of research every day… that could be a saving of 15 watts on each monitor (according to studies), so you could save 3,000,000 KWatt/hour in a year. That’s a lot of energy. Start saving energy now.

Entah benar atau tidak, tapi yang pasti :

  1. Blackgle adalah halaman kustomisasi dari pencarian Google – sesama gembel dunia maya pasti sudah tahu apa maksudnya ;)
  2. TanteSun memang menyukai warna hitam, sehitam malam-malam yang telah dilalui dan sehitam kopi yang selalu menemani.  Dan yang pasti hitam adalah warna yang paling mandiri – tidak membutuhkan warna-warna lain.  Bahkan keberadaan hitam tidak memerlukan cahaya sama sekali.

Pernah ada cerita, karena saya selalu pakai kaos warna hitam selama beberapa hari seorang teman pernah mengingatkan saya untuk mandi dan ganti baju.  Saya jelaskan bahwa kaos warna hitam identik yang saya punyai cukup untuk persediaan seminggu (dengan asumsi mandi seminggu sekali… wekekekek).

Ampun deh! Kreatif dong…

Thursday, August 6th, 2009
keyword

Maaf, beberapa keyword saya 'sensor' - kurang pantas untuk ditayangkan

Menggunakan kata-kata kunci pornografi demi popularitas dan traffic (dan ujung-ujungnya demi uang gampang) hanya akan menambah masalah bagi para ‘pengais rejeki’ dari internet.

Masih belum jera dengan diblokirnya program Google Adsense untuk Indonesia?

adsense

Yang ini karena para 'pengais rejeki' kita yang 'kurang' jujur - akhirnya distop programnya

Entah apa lagi nanti penalti bagi blogger Indonesia karena terlalu banyak ‘nyampah’ dan berlaku tidak baik.

Antara Pornografi, Spam dan SEO

Wednesday, July 15th, 2009

Sewaktu jalan-jalan di dunia maya (tanpa mbak luna),  agak sedih juga melihat realita bahwa banyak blog yang mencantumkan kata-kata kunci yang berkaitan dengan pornografi hanya demi untuk meningkatkan popularitas.  Coba saja ketikkan kata kunci (keyword) “Maria Ozawa” atau “Miyabi Ozawa Video” pada Google.  Sebetulnya masih banyak kata kunci lain yang berkaitan dengan pornografi tapi saya rasa kurang pantas diungkapkan disini.  Contoh nya bisa dilihat artikel dengan kata kunci “cerita panas” yang bisa ditemui di halaman ini. Katanya sih justru untuk kampanye anti pornografi.

Coba kunjungi blog hasil dari search Google tersebut dan kebanyakan sih hanya berisikan iklan PTC (Paid to Click) ataupun link ke halaman lain yang kurang lebih hanya mutar-mutar di situ-situ juga.  Jadi tidak ada informasi yang berarti bagi “pencari informasi” terdapat pada blog tersebut.  Tidak jarang para blogger atau webmaster tersebut menggunakan teknik “keyword stuffing” yaitu menjejalkan kata kunci yang mempunyai popularitas tinggi pada artikel yang ditulis.  Terkadang artikel tersebut valid (bisa dimengerti oleh akal sehat), tapi lebih sering lagi sih hanya berupa susunan kata-kata tanpa makna.  Kebanyakan artikel atau halaman dengan kata kunci yang berkenaan dengan pornografi justru tidak mengandung unsur pornografi sama sekali.  Hal ini untuk menghindari kemungkinan terjaring oleh fasilitas ‘safe search’ dari google yang aktif secara default.  Dan yang lebih menyedihkan lagi, hal tersebut dianggap sebagai teknik SEO (Search Engine Optimization) atau Optimasi Mesin Pencari yang referensi nya bisa dilihat di sini.

Saya sering mengalami kesulitan untuk menyimpulkan apakah halaman-halaman serperti ini bisa dikategorikan sebagai spam atau bukan.  Sama sulitnya dengan membedakan pengemis yang benar-benar butuh bantuan atau yang memang sehari-hari profesinya mengemis.

Intinya sih : mungkin masyarakat kita sudah demikian terpaku dengan pola perilaku orientasi pada hasil  - dan bukannya pada proses. UUD = Ujung Ujung nya Duit.