TanteSun simply blog

19Jun/100

Tidak nyaman dengan layar LCD

Pengalaman pribadi saya dengan LCD komputer notebook, seringkali membuat mata pegal bahkan sampai pusing-pusing.  Hal ini tidak terjadi jika saya menggunakan komputer desktop dengan layar CRT biasa (layar tabung seperti layar TV).  Ini ternyata disebabkan oleh cahaya latar LCD yang bersumber pada lampu florescence seperti yang terdapat pada lampu TL.  Seperti halnya lampu TL, cahaya latar yang digunakan pada layar LCD berada pada spektrum yang lebih sempit daripada cahaya alami misalnya cahaya matahari.  Oleh karena mata manusia  secara alami tidak 'terbiasa' dengan cahaya buatan seperti ini, maka jika berlama-lama melihat layar LCD - mata akan terasa pegal, pedih bahkan merasa pusing.

Mungkin efek "sindrom LCD" ini bervariasi pada setiap orang tergantung pada kepekaan masing-masing dan mungkin bervariasi juga dengan tipe dan merek LCD yang digunakan.

Mengurangi atau menyesuaikan intensitas penerangan cahaya latar LCD agar 'seimbang' dengan intensitas cahaya sekitar bisa mengurangi efek tidak menyenangkan ini, tapi terkadang menyesuaikan melalui fasilitas standar perangkat masih kurang bisa membantu.  Untuk itu perlu dicoba untuk menggunakan software penyesuai gamma, misalnya yang didapat dari driver VGA card, Adobe gamma, atau Display Calibrator yang terdapat pada Ubuntu Linux 10.04.

Saya pribadi sudah melakukan penyesuaian ini dan Alhamdulillah, rupanya cukup mengurangi rasa pegal di mata.  Biasanya 30 menit an sudah menyebabkan rasa cukup tidak nyaman, dengan penyesusaian ini lumayan bisa bertahan lebih lama - bahkan ketidaknyamanan nya bisa berkurang secara drastis.

Jadi, jangan buru-buru berpikiran untuk mengganti notebook / layar LCD anda...

Incoming search terms for the article: